DPR bangsat
Lembaga pemerintahan yang kita sebut sebgai wakil rakyat ini ternyata menyimpan beberapa kebobrokan,kebangsatan,kepalsuan. Wakil rakyat adalah seseorang yang dengan pilihan rakyat duduk di meja DPR dan harus memberikan suaranya untuk kepentingan rakyat, tujuan sepele seperti inipun mereka tidak tahu.
Dalam kurun waktu selama ini tak ada hasil positif yang diperbuat oleh bajingan-bajingan rakyat itu, mereka cuma mengambil banyak keuntungan-keuntungan pribadi saja,dengan asas “mumpung njabat”.
Kekecewaan saya terhadap DPR sudah terjadi sejak lama,terutama saat melihat bangsat-bangsat itu bertarung di persidangan yang pernah disiarkan salah satu stasiun televisi swasta, dan hal itu mencermin kegoblokan mereka, opo maneh sing di belo partaine duduk rakyat……..jancooooook.
Dan baru-baru ini kekecewaan saya timbul kembali kembali saat melihat adanya korupsi yang dilakukan Al-Amin (kabotan jeneng cuk….ganti ae Al-Kafirun),sungguh sangat mengecewakan (kurang akeh ta gajine…),dan yang lebih mengecewakan lagi KPK kenapa baru nemu siji (akeh goblok sing korupsi nang kono).
Lebih gila lagi setelah kemarin saya baca di media masa, bahwa anggota DPR lainnya menolak ruang kerja Al-Amin digeledah. Menurut mereka,DPR adalah lembaga terhormat negara tidak pantas diperlakukan begitu,apalagi ada dokumen rahasia negara di sana.
Pertanyaannya bukankah tidak ada satupun di Indonesia yang kebal hukum???
Sebenarnya masih banyak kebusukan anggota dewan tersebut, masih ingatkah dengan Maria Eva???
Apa yang membuat wakil rakyat kita jadi begitu brengsek????
pendidikankah???
mental???
bawaan sejak kecil???
didikan orang tua???
atau didikan partainya???
*Entahlah saudaraku….aku bukan Tuhan.
